Rusia menyerukan pasukan Ukraina untuk "segera meletakkan senjata" dan mengeluarkan ultimatum baru bagi pembela Mariupol untuk menghentikan perlawanan mereka.
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengakui dialognya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin terhenti, setelah temuan mayat bergelimpangan di kota-kota Ukraina.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky juga menuduh pasukan Rusia telah melakukan 'teror yang disengaja' di negaranya dan menyerukan dunia untuk meresponsnya.
Volodymyr Zelensky mengapresiasi negara-negara yang membantu Ukraina melawan Rusia. Namun ia menyindir mitranya yang tak membantu memasok amunisi dan senjata.