TNI Angkatan Laut (AL) dipastikan akan segera memiliki Kapal Cepat Rudal (KCR) Trimaran. Kapal didanai Anggaran dan Belanja Negara itu masih dalam proses pembuatan di PT Lundin Industry Invest di Banyuwangi.
Pemerintah berencana mempercepat realisasi rencana modernisasi alat utama sistem persenjataan TNI. Satu dasawarsa ke depan, diharapkan kekuatan TNI sudah bisa memenuhi kebutuhan minimum yang diperlukan untuk menjaga keutuhan NKRI.
Pemerintah menarik pinjaman dalam negeri sebesar Rp 600 miliar dari Bank Negara Indonesia (BNI) guna mendukung pendanaan pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista).
"Kini saatnya telah tiba. Kita akan siapkan pengadaan alutsista TNI dengan anggaran yang lebih besar lagi. Tetapi kita tidak ingin masuk dalam lomba persenjataan militer," kata Presiden SBY.
Partai Golkar mendorong kenaikan beberapa pos anggaran di RAPBN 2011. Pemerintah tak perlu takut defisit naik jadi 2,1%, karena masih ada surat utang negara (SUN) untuk menutupnya.
Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro mengakui pembelian pesawat Sukhoi dari Rusia cukup mahal . Namun biaya tersebut tak seberapa dibandingkan kedaulatan negara.
Komisi I DPR mendukung penuh rencana pemerintah meningkatkan kerjasama pertahanan dengan Rusia. Termasuk untuk pengadaan alat perlengkapan militer produksi Rusia untuk penguatan TNI.
Menyusul diresmikannya Rapat Komisi Bersama Kemitraan Komprehensif AS-Indonesia oleh Hillary Clinton dan Marty Natalegawa, Kantor Deplu AS urusan Asia Timur dan Pasifik meluncurkan Panduan Rencana pelaksanaannya.