Kapolda Sumut Irjen Pol Bambang Hendarso mengungkapkan bahwa ledakan keras terjadi akibat ledakan bom berkekuatan low explosive dan terjadi akibat human error.
Pemerintah Jepang memberikan bantuan hibah Rp 28,3 M kepada Indonesia. Hibah ini untuk mendukung peningkatan produksi pangan dan pengentasan kemiskinan.
Polisi Perairan (Polair) Polda Sulsel berhasil menangkap pemasok bahan peledak bagi para nelayan yang seringkali menangkap ikan dengan memakai bom ikan.
Seorang pekerja motoris speed boat asal Bone, Sulsel ditangkap Polda Kaltim. Pria bernama Ramli ini ditangkap karena membawa bahan peledak dari Malaysia ke Indonesia.