Tim kemanusiaan dari Indonesia dan Afrika Selatan telah mengakhiri tugasnya di Somalia. Kendati begitu, program mereka masih tetap berlanjut di Somalia melalui pola kerjasama dengan lembaga mitra lokal.
WNI yang tengah berada di Kenya diingatkan untuk menghindari kawasan perbatasan Kenya dan Somalia. Kondisi di kawasan tersebut sangat berbahaya karena marak penculikan warga asing.
Mengantar bantuan kemanusiaan ke Somalia, adalah tugas mulia sekaligus berbahaya. Tim kemanusiaan gabungan termasuk dari Indonesia, harus menyewa pengawal bersenjata US$ 150/orang demi keselamatan.
Tim relawan kemanusiaan PPPA Daarul Qur’an mulai melaksanakan kegiatan distribusi bantuan di Somalia. Pada tahap awal, tim tersebut melakukan pendistribusian makanan kepada 5.000 pengungsi.
Upaya pasukan Somalia mengejar kelompok Al Shabaab hingga masuk hingga ke wilayah Somalia memberi efek pada pengamanan di sekitar kawasan perbatasan. Antara lain banyaknya titik pemeriksaan.
Tim kemanusiaan Indonesia dari PPPA Daarul Qur’an mulai merancang serangkaian program bantuan di Somalia. Untuk kepentingan program jangka panjang, kerjasama dengan lembaga lokal tengah diupayakan.