Serangan balasan Iran menewaskan dua orang di Israel dan memicu puluhan korban luka. Jumlah korban tewas dalam tragedi Air India bertambah menjadi 279 orang.
Anggota Komisi I DPR RI Sukamta mengutuk aksi serangan Israel terhadap Iran. Dia mengatakan serangan ini bentuk manuver politik PM Israel, Benjamin Netanyahu.
Pesawat resmi Netanyahu terdeteksi mendarat di Yunani. Hal itu memicu spekulasi bahwa Netanyahu melarikan diri di tengah memanasnya konflik dengan Iran.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam gelombang serangan Israel terhadap sekutunya, Iran. Putin juga menawarkan mediasi demi mencegah eskalasi konflik.
Korps Garda Revolusi Iran melancarkan serangan rudal balistik terhadap "puluhan target, pusat militer, dan pangkalan udara" di Israel dalam serangan balasan.