Mundurnya Rusia dari kesepakatan koridor pangan diperkirakan akan memperdalam krisis global dan memicu kenaikan harga sejumlah bahan pangan dan minyak nabati.
Indonesia adalah salah satu negara produsen dan konsumen mi instan terbesar di dunia. Volatilitas harga gandum dikhawatirkan akan menaikkan harga mi instan.