Al Jazeera menilai Anas Al Sharif dan ketiga rekannya dibunuh sebagai "aksi membungkam pers jelang pendudukan Gaza". Israel menudingnya bekerja untuk Hamas.
Unjuk rasa kembali marak di sejumlah kota di Iran, yang dipicu protes pedagang terhadap kurs mata uang yang jatuh, lalu merembet ke berbagai persoalan lainnya.