Presiden Prabowo Subianto tiba di New Delhi untuk KTT ke-18 BRICS. Kehadirannya memperkuat peran Indonesia dalam kerja sama multilateral dan ekonomi global.
Ketum Demokrat, AHY, berbicara bahwa kekuasaan bukan milik seseorang untuk selamanya. Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira setuju dengan pernyataan itu.
Demokrat menanggapi pernyataan Golkar tentang AHY yang dianggap siap maju di Pilpres 2029. Dia menegaskan fokus Demokrat pada program pemerintah dan demokrasi.
Ia menyinggung soal PSN yang didorong pemerintah, padahal masih ada warga yang belum sejahtera. Atnike memaknai demokrasi mestinya bisa memberi kesejahteraan.
Dalam demokrasi hari ini, kata Wamenag, yang kalah menjadi oposisi. Presiden Prabowo Subianto, kata Wamenag, bertekad meninggalkan ciri demokrasi seperti itu.