Pengerahan kapal selam AS ini dilakukan saat Timur Tengah bersiap menghadapi serangan balasan Iran dan sekutunya atas pembunuhan tokoh Hamas dan Hizbullah.
Berbagai kantor berita melaporkan sejumlah ledakan keras di dekat Bandara Internasional Beirut, yang berbatasan dengan Dahieh, kantong Hezbollah di Beirut.