Jumlah dana yang dikirimkan ke Afrika oleh para perantau kini lebih besar dibandingkan dengan total bantuan pembangunan resmi dari negara-negara Barat.
Sejumlah perantau dari Riau yang berupaya menuju Padang, Sumatera Barat (Barat) kesulitan mendapatkan transportasi. Kebanyakan mereka sudah menunggu berjam-jam namun tidak berhasil mendapatkan angkutan hingga Kamis (1/10/2009) malam.
Ratusan calon penumpang menyerbu loket maskapai penerbangan di Bandara Polonia untuk mendapatkan tiket menuju Padang. Para calon penumpang tersebut umumnya perantau yang ingin mengetahui langsung situasi kampung halamannya pasca gempa bumi.
Sejumlah mahasiswa dan pelajar asal Sumatera Barat (Sumbar) yang ada di Yogyakarta belum mengetahui nasib dan keberadaannya. Mereka mengaku kesulitan menghubungi keluarganya melalui telepon.
Pemprov Sumbar mengirimkan 8 tenaga medis bagi korban gempa Yogyakarta dan Jateng. Mereka juga mengirim tenaga bantuan untuk mendata korban asal Sumbar.