Pembongkaran gedung cagar budaya eks asrama VOC di Gresik memicu kemarahan budayawan. Mereka menilai tindakan ini merusak nilai sejarah dan identitas kawasan.
Sultan Kutai, Adji Muhammad Arifin, menjadi sorotan setelah duduk di belakang saat peresmian kilang Pertamina. Masyarakat menilai ini tidak menghormati adat.
Budayawan Gresik kritik mandeknya proses hukum pembongkaran eks Asrama VOC. Kekhawatiran muncul jika rekonstruksi hanya jadi replika tanpa nilai sejarah.