Banyak korban berjatuhan akibat meniru tayangan smack down. Lativi akhirnya berbesar hati menyetopnya. Hasil detikcom Polling menunjukkan tayangan gulat bohongan itu memang pantas di-smack down.
Lativi secara resmi telah menghentikan acara Smack Down Rabu 29 November 2006. Namun tugas Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) masih belum selesai sampai di situ.
Kebebasan media visual dan keselamatan generasi muda haruslah seimbang. Tayangan kekerasan dan vulgar seperti smack down bisa mengguncang psikologis anak.