Kelompok teroris disebut memanfaatkan pandemi Corona untuk menyiapkan serangan. Kelompok teroris mengambil peluang saat krisis untuk merekrut anggota baru.
CEO yang mengikuti survei ini juga harus menunjukan kinerja bisnis yang bagus dan memiliki komitmen menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG).