detikFinance Rupiah Tertekan Pasar Global Rupiah ikut terseret pelemahan pasar finansial global karena meningkatnya kecemasan investor global terhadap ancaman resesi di AS. Rabu, 06 Feb 2008 17:24 WIB
mobile IHSG Terseret Arus Negatif Pasar saham dalam negeri terseret pusaran negatif bursa global yang sedang anjlok menyusul meningkatnya kecemasan terhadap ancaman resesi ekonomi AS. Rabu, 06 Feb 2008 16:31 WIB
detikFinance IHSG Terseret Arus Negatif Pasar saham dalam negeri terseret pusaran negatif bursa global yang sedang anjlok menyusul meningkatnya kecemasan ancaman resesi ekonomi AS. Rabu, 06 Feb 2008 16:14 WIB
detikFinance Pemerintah Dukung BI Rate 8% Pemerintah dan DPR menyambut baik langkah Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga BI Rate di level 8%. Rabu, 06 Feb 2008 15:07 WIB
detikFinance RI Masih Bisa Terima Dampak Perlambatan Ekonomi Dunia RI tak dapat melawan dampak dari perlambatan ekonomi dunia. Namun dampak itu masih dapat dikompensasi oleh terdiversifikasinya negara tujuan ekspor. Rabu, 06 Feb 2008 13:57 WIB
detikFinance Saham dan Rupiah Tumbang Lagi Anjloknya bursa saham di Wall Street karena kecemasan pelaku pasar terhadap ancaman resesi AS, memukul lagi bursa saham regional. Rabu, 06 Feb 2008 12:11 WIB
detikFinance Euro Terus Menekan Dolar AS Mata uang euro terus melejit dan kembali menekan dolar AS. Euro melambung karena pasar percaya bank sentral Eropa akan pertahankan suku bunga. Selasa, 05 Feb 2008 08:30 WIB
detikFinance Produsen Makanan dan Minuman Bisa Manfaatkan Resesi AS Produsen makanan di sejumlah negara mulai mengurangi target ekspor menyusul gejolak harga komoditi dan ancaman resesi di AS. Kondisi ini justru menjadi peluang ekspor industri lokal. Sabtu, 02 Feb 2008 15:09 WIB
detikFinance AS di Ambang Resesi, OPEC Pertahankan Produksi Minyak OPEC memutuskan untuk mempertahankan kuota produksinya, menyusul melemahnya permintaan dari AS yang kini diambang resesi. Jumat, 01 Feb 2008 19:38 WIB
detikFinance Ekspor Furniture bisa Melorot 10% Jika AS Resesi Ancaman resesi ekonomi AS diperkirakan akan menyebabkan penurunan 10% nilai ekspor furniture mebel Indonesia. Kamis, 31 Jan 2008 18:28 WIB