Komputer terkuat Australia, yang memiliki kapasitas memori 160 terabyte, telah diluncurkan di Australian National University (ANU) di ibukota Canberra.Super komputer terbesar seantero negara ini dinamakan Raijin, berdasarkan nama dewa petir dan hujan Jepang.Biaya pembuatannya mencapai $50 juta dan penggunaannya akan memakan biaya $12 juta per tahun.Komputer yang diperkirakan menduduki peringkat 24 terkuat di dunia tersebut adalah bagian dari fasilitas National Computational Infrastructure (NCI) di ANU.Para peneliti di ANU menjelaskan dalam satu jam komputer itu mampu menjalankan pengkalkulasian yang setara dengan apa yang dapat dilakukan tujuh milyar orang dalam waktu 20 tahun dengan menggunakan kalkulator.Profesor ANU Lindsay Botten menjelaskan, ukuran fisik komputer ini lebih besar dibanding sebuah rumah.“Komputer ini memiliki 160 terabyte memori, yang setara dengan 40 ribu komputer PC biasa,” ucapnya. “Juga memiliki 10 ribu terabyte disk, yang setara dengan 10 ribu komputer PC biasa.”Botten menambahkan Raijin akan mendorong ilmuwan bidang cuaca serta peneliti perubahan iklim untuk tetap tinggal di Australia alih-alih ke luar negeri untuk menapak karir mereka.“Misalkan setiap orang di muka bumi ini memiliki sebuah kalkulator dan mereka bekerja selama satu atau dua minggu, 12 jam setiap harinya, seluruh pekerjaan itu dapat dilakukan oleh mesin ini dalam waktu satu detik,” ucap Bosten.Menteri Inovasi, Industry, Ilmu Pengetahuan dan Penelitian Kim Carr berharap komputer Raijin dapat membantu para ilmuwan mendapatkan pengetahuan baru mengenai isu-isu penting seperti perubahan iklim, manajemen air dan ilmu Bumi.
Rabu, 31 Jul 2013 12:48 WIB