Selain dikenal dengan rasanya yang enak, rujak cingur buatan Ibu Siti Mariam ini dari dulu sampai sekarang rasanya tidak berubah. Bumbu kacangnya begitu pulen dan menggigit, dan ciri khasnya rasa amis dari petisnya juga mengundang selera untuk makan. Tidak heran jika warung di pinggir jalan Purwogondo–Kalipucang ini selalu ramai dengan para pembelinya. Pembeli kelihatan antri ketika warung baru buka. Sekitar pukul 9–10 saatnya orang untuk sarapan pagi, dan puncaknya ketika makan siang tiba, yaitu pukul 12–1 siang.
Selasa, 13 Sep 2011 16:32 WIB