Pemain sepakbola asal Paraguay, Diego Mendieta, meninggal lantaran cytomegalovirus yang menginfeksi tubuhnya dan jamur candida yang juga bersemayam. Belum lagi demam berdarah yang dideritanya. Seperti apa keganasan virus dan jamur tersebut?
Kolega sudah memberitahu meninggalnya pesepakbola Diego Mendieta ke keluarga di Paraguay. Istri dan anak Mendieta disebut-sebut tidak ke Indonesia untuk membawa pulang jenazah karena tidak ada biaya.
Jenazah Diego Mendieta masih berada di ruang jenazah RS dr Moewardi, Solo. Salah satu teman almarhum memastikan jenazah Mendieta akan dipulangkan ke Paraguay. Soal kapan dan siapa yang memulangkan, ia mengaku tidak tahu.
Para suporter bola di Solo berdatangan ke RS dr Moewardi, Solo. Mereka menunggui jenazah Diego Mendieta yang hingga saat ini masih berada di kamar jenazah rumah sakit tersebut.
Menpora Andi Mallarangeng merasa prihatin atas nasib Diego Mendieta. Pemain bola yang gajinya selama 4 bulan tak terbayar klub Persis Solo itu akhirnya meninggal dunia karena sakit yang dideritanya.
Nasib tragis dialami pesepakbola asal Paraguay, Diego Mendieta. Semasa hidup eks pemain Persis Solo ini disebut-sebut mengalami kesulitan ekonomi dan gajinya lebih dari Rp 100 juta tak dibayarkan. Jenazahnya saat ini terkatung-katung di rumah sakit.
Kasus meninggalnya Diego Mendieta, pemain Persis Solo ISL membuat prihatin. Nasib pesepakbola di Indonesia bikin miris. Mendieta, pemain asal Paraguay ini tak kunjung mendapat keadilan. Apa langkah Menpora?
Menpora Andi Mallarangeng merasa prihatin atas nasib Diego Mendieta. Pemain bola yang gajinya selama 4 bulan tak terbayar klub Persis Solo ini akhirnya meninggal dunia karena sakit yang dideritanya.
Dokter yang menangani almarhum Diego Mendieta menjelaskan bahwa selain terserang infeksi virus, pesepakbola asal Paraguay itu juga semakin menderita karena tekanan psikologis.