Nilai tukar rupiah diperkirakan akan menguat terhadap dolar AS hari ini. Setelah The Fed memutuskan untuk tidak terburu-buru menaikkan tingkat suku bunga acuan.
IHSG diperkirakan mampu lanjutkan penguatan dengan bekal sentimen positif dari pasar global. Aksi jual asing diprediksi masih akan terjadi, bisa menghambat penguatan.
Aldian Taloputra, Ekonom Senior Mandiri Sekuritas, meyakini penguatan rupiah akan terjadi tahun depan. Dia memperkirakan dolar AS akan melemah dan mencapai Rp 12.000.
BI diperkirakan menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate pada Juli 2015. Akibatnya, bunga untuk produk perbankan seperti KPR kemungkinan besar bakal ikut naik.