Petani di Ngawi dan Magetan mengaku resah dengan adanya rencana pemerintah impor beras. Terlebih, para petani harus menerima kenyataan harga gabah rendah.
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana meminta pemerintah pusat untuk mengkaji ulang terkait kebijakan impor beras. Petani resah dengan wacana tersebut.
Ketua Umum Perpadi Sutarto Alimoeso buka-bukaan mengenai impor beras di acara blak-blakan"Beras Surplus, Kok Mau Impor" di detikcom, Senin (29/3/2021).
Dia mengakui, hal itu berdasarkan data Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Sumsel memiliki produksi beras mencapai 2,7 juta ton pada 2020 lalu.