detikNews Polisi Selidiki Pencurian Modus Gembos Ban Tenaga Ahli KSP Polisi mengklaim telah menyelidiki kasus itu sejak dilaporkan. Kamis, 05 Jul 2018 15:59 WIB
detikNews Polisi: Tenaga Ahli KSP Jadi Korban Pencurian Modus Gembos Ban Polisi menyatakan Armedya bukan korban perampokan atau begal, melainkan korban pencurian dengan pemberatan (curat) dengan modus gembos ban. Kamis, 05 Jul 2018 14:49 WIB
detikNews Polisi Janji Secepatnya Tangkap Pembunuh Perempuan di Jakbar Polisi berjanji segera menangkap pembunuh RC (21), perempuan yang meninggal di Jalan Meruya Ilir, Kembangan, Jakarta Barat. Rabu, 04 Jul 2018 10:56 WIB
detikHot Kronologi Penangkapan Reza Bukan Presenter Reza Bukan ditangkap Reserse Narkoba Polres Jakarta Barat karena kepemilikian sabu. Berikut kronologi penangkapan Reza Bukan menurut polisi. Minggu, 01 Jul 2018 20:27 WIB
detikNews Polisi Sebut Bos Sindikat Penjambret Dirjen PUPR Tajir Sindikat penjambret Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR dikepalai bos besar berinisial N. Polisi menyebut N tajir yang diduga hasil pemjambretan. Jumat, 29 Jun 2018 18:16 WIB
detikNews Sindikat Penjambret Dirjen PUPR Wajib Setor ke Bos Geng Penjambret Dirjen Bina Kontsruksi Kementerian PUPR Syarief Burhanuddin, Frangki dan Agustina disebut memiliki sindikat besar yang mengendalikan kelompok. Jumat, 29 Jun 2018 16:25 WIB
detikNews Penjambret Dirjen PUPR Sindikat Besar, Markasnya di Teluk Gong Sindikat ini bermarkas di kawasan Teluk Gong, Jakarta Utara. Jumat, 29 Jun 2018 15:47 WIB
detikNews Penjambret Dirjen PUPR yang Ditembak Mati Adalah Residivis Frangki diketahui memiliki sejumlah catatan kriminal di kepolisian. Jumat, 29 Jun 2018 14:54 WIB
detikNews Polisi: Bos Sindikat Penjambret Dirjen PUPR Tajir, Rumahnya Banyak Sindikat penjambret Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarief Burhanuddin dikepalai oleh bos besar berinisial N. Bagaimana kejahatannya? Jumat, 29 Jun 2018 07:04 WIB
detikNews Kapolres Jakbar Janji Tangkap Penjambret Dirjen PUPR Secepatnya "Saya berjanji akan menangkap pelaku secepatnya, bukan karena korban seorang pejabat, tetapi karena ini sudah sangat meresahkan," kata Kombes Hengki. Kamis, 28 Jun 2018 14:29 WIB