Program konversi Bahan Bakar Minyak ke Bahan Bakar Gas (BBG) belum berkembang. Saat ini, baru sekitar 3.500 kendaraan yang menggunakan BBG di Indonesia. Masih tertinggal jauh dibandingkan negara-negara lain yang notabene dibawah Indonesia, salah satunya Pakistan.
Dengan menggunakan BBG, masyarakat dapat menghemat uangnya untuk membeli bahan bakar. Karena harga BBG jenis CNG cukup ekonomis yaitu Rp 3.100/lps (liter setara premium).
Program konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) gagal dilakukan Kementerian ESDM tahun ini. Tahun depan program ini akan diserahkan ke Kementerian Perindustrian.