Massa buruh menggelar unjuk rasa di depan DPR/MPR RI, Jakarta, dengan 5.367 personel keamanan. Tuntutan utama: tegakkan supremasi sipil dan hapus outsourcing.
Andi Gani mengatakan kelompok yang memicu kerusuhan diduga kelompok anarko. Dia meminta para perusuh yang mencederai aksi damai May Day ditindak tegas.