Anggota DEN, Septian Hario Seto, menjelaskan family office tidak butuh APBN. Ini bertujuan menarik investasi asing, dengan Bali sebagai pusat ekosistem.
Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus berlanjut dengan skema pendanaan APBN, KPBU, dan investasi swasta, menciptakan pusat pertumbuhan baru di Kaltim.
Anggota Komisi V DPR Ahmad Bakri soroti rencana perbaikan Ponpes Al Khoziny dengan APBN. Ia minta pemerintah kaji ulang untuk hindari kecemburuan sosial.