Memulai bisnis kulinernya, seorang mantan pengacara beralih jualan sushi. Namun ia justru alami rasisme dan disebut penjajah hingga diberi rating rendah.
Rasa rindu makanan dari kampung halaman tak bisa dielakkan bagi perantau di negeri orang. Keluarga WNI ini sampai rela antre 2 jam demi nasi Padang di Jepang!
Alami sikap rasisme beberapa pemilik hingga pelanggan restoran ini dihina habis-habisan. Ada yang disamakan dengan binatang hingga mereka yang disebut penjajah.