Penyebab utama penurunan neraca perdagangan Indonesia masih disebabkan oleh rendahnya harga minyak dunia yang anjlok di kisaran US$ 40- US$ 45 per barrel.
Rupiah menguat justru ekspor meningkat. Pada Maret 2016, ekspor tercatat mencapai US$ 11,79 miliar atau meningkat 4,25% dibandingkan dengan bulan sebelumnya.