Penyebab ledakan di Lebanon masih misterius. Presiden Lebanon Michel Aoun menetapkan hari berkabung serta memerintahkan investigasi mengusut peristiwa itu.
Kementerian Luar Negeri Lebanon sempat diambil alih masa demonstran. Mereka masuk dan mengobrak-abrik kantor Kementerian Luar Negeri sebelum dipaksa keluar.
Para pejabat kementerian dan lembaga setingkat eselon I dan II patut bergembira. Pemerintah akhirnya memutuskan untuk memberikan gaji ke 13 untuk mereka.