Harga minyak yang terus melonjak ke level US$ 117 per barel menjadi perhatian utama pelaku pasar. Dampak tingginya harga minyak terhadap inflasi mulai dipantau.
Pasar saham global masih berpotensi naik berpacu dengan tingginya harga minyak dunia yang merayap di posisi US$ 115 per barel. Saham energi dan tambang bakal tampil maksimal.
Adanya peningkatan konsumsi protein hewani berperan dalam penciptaan lapangan kerja dapat mengurangi kemiskinan dan pengangguran. Bahkan, kasus kelaparan dan gizi buruk.