Upaya pemadaman kebakaran Gunung Panderman dilakukan berbagai cara. Seperti penyekatan lahan yang belum terbakar dan hujan buatan, Namun rencana pemadaman dari udara batal karena terkendala alat yakni kontainer penampung air.
Kebakaran menghanguskan ratusan hektar lahan di kawasan puncak Gunung Arjuna diduga ulah para pemburu liar. Mereka sengaja membakar hutan untuk merusak habitat rusa agar lari turun gunung.
Kebakaran melanda kawasan Gunung Panderman, Batu memicu sejumlah hewan buas turun gunung hingga mendekati pemukiman penduduk. Binatang buas itu diantaranya beberapa ekor macan dan kera.
Hingga kini kebakaran yang melanda kawasan puncak Gunung Arjuna belum padam. Api kian membesar dan terus menjalar. Akibatnya lahan terbakar di wilayah Malang kurang lebih 150 ha dan Pasuruan mencapai 35 ha.
Kebakaran hutan di kawasan Gunung Panderman Kota Batu terus meluas. Bahkan lahan yang terbakar meluas hingga 40 hektar. Berbagai upaya pemadan terus dilakukan. Salah satunya dengan bom air.
Sekitar 10 hektar kawasan hutan dan semak di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) terbakar. Warga dan TNI berusaha mencegah api agar tidak menyebar.
Kebakaran di kawasan puncak Gunung Merbabu yang merupakan hutan Taman Nasional di Kabupaten Boyolali, hingga Rabu (28/9/2011) saat ini belum bisa dipadamkan seluruhnya. Bahkan titik api semakin membesar dan meluas.