Harga garam lokal di tingkat para petani Indonesia masih kalah bersaing dengan produk garam impor. Sehingga para petani kurang bergairah untuk memproduksi garam.
Di Januari 2014, Indonesia mengimpor 278 ribu ton garam atau senilai US$ 13,4 juta, nilai ini naik 78%. Pemerintah dinilai tidak serius memajukan industri garam dalam negeri.
Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengaku sepakat dengan pendapat Menteri Perdagangan M Lutfi yang menyebut pemerintah itu menjadi serba salah. Terutama dalam mengatur harga bahan pangan.
Meskipun negara luas dengan banyak sumber daya alam, bukan berarti Indonesia bebas impor pangan atau bahan bakar. Banyak bahan pangan dan juga bahan bakar yang diimpor oleh Indonesia.