Guru-dosen hingga siswa-mahasiswa jangan anti-ChatGPT. Ketimbang "dimusuhi", chatbot buatan OpenAI itu justru bisa menjadi alat bantu di dunia pendidikan.
Beberapa negara-wilayah di dunia siap membayar para pendatang untuk tinggal di wilayahnya. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan populasi di negara tersebut.