Pemerintah siap memulangkan Marwah binti Hasan (57) yang menjadi korban rusuh di KJRI Jeddah, Saudi Arabia ke Indonesia. Pemerintah siap memberikan pelayanan yang terbaik dan memberi segala kemudahan.
Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan menyebut pemerintah tidak optimal melayani TKI. Ini terbukti dari kerusuhan para TKI yang mengantre pengurusan surat perjalanan laksana paspor di kantor KJRI di Jeddah.
Untuk mencegah terulangnya kerusuhan di depan KJRI Jeddah, pemerintah akan mempercepat proses pelayanan pengurusan dokumen. Salah satunya dengan menambah petugas pelayanan serta memperbanyak pos dan loket terpad.
Ribuan TKI mengamuk di kantor Konjen RI di Jeddah, Arab Saudi, saat mengantre pengurusan surat perjalanan laksana paspor (SPLP). Mereka sebelumnya mengantre berjam-jam di bawah terik matahari.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengimbau agar WNI yang antre mengurus SPLP (Surat Perjalanan Laksana Paspor) di KJRI Jeddah untuk persyaratan memperoleh amnesty dari pemerintah Saudi Arabia tertib.
"Jangan menyepelekan! Ini menyangkut nasib TKI yang sudah bekerja di negeri orang," kata Wakil Ketua Komisi IX Irgan Chairul Mahfiz menanggapi komentar Menakertrans Muhaimin Iskandar kerusuhan TKI di KJRI Jeddah.
"Pemerintah harus pro aktif ke Kerajaan Saudi agar memperpanjang waktu amnesti dan tidak mempersulit masalah dokumen WNI yang menjalani pemutihan," ujar anggota Komisi IX DPR Rieke Dyah Pitaloka.