Anggota DPR bandingkan pengelolaan tambang di Indonesia dan Australia. Tidak ada pertambangan di tengah pemukiman seperti Lapindo Brantas Inc di Aussie.
PT Aneka Tambang Tbk mencatat peningkatan laba bersih triwulan III-2006 sebesar 14% menjadi Rp 809 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu Rp 711 miliar.
Perusahaan tambang, INCO akan membagikan dividen interim 2006 sebesar US$ 0,025/saham pada 5 Desember 2006, karena baiknya kinerja perseroan hingga September 2006.
Harga nikel melonjak dan menembus level US$ 30.000/ton, yang merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah. Supply dan demand yang kian timpang jadi pemicunya.
PT Aneka Tambang Tbk (Antam) memproyeksikan penjualan nikel hingga akhir tahun 2006 ini mencapai 13 ribu ton. Angka ini lebih tinggi dibanding akhir tahun lalu.