AS mengkhawatirkan pemulangan pengungsi Myanmar dan menyebut Malaysia mengabaikan larangan Pengadilan Tinggi. Organisasi HAM menyebut pemulangan itu berbahaya.
Iran menyatakan bisa saja meningkatkan pengayaan uranium hingga kemurnian 60 persen jika dibutuhkan dan menegaskan tidak akan menyerah pada tekanan AS.