Polisi menangkap 3 porter perusak koper dan pencuri perhiasan Rp 500 juta di bagasi Lion Air milik istri perwira polisi di Polda Kalbar. Kasus ini menambah panjang deretan kasus perusakan koper di maskapai low cost carrier itu.
Seorang istri perwira polisi dan seorang nenek mengalami peristiwa yang tak mengenakan saat terbang bersama Lion Air. Perhiasan dan uang mereka di dalam koper hilang. Kasus ini bukan kali pertama, dan pihak Lion Air tampaknya sudah gerah.
Polisi menangkap tiga porter Lion Air yang membongkar bagasi berisi perhiasan milik istri perwira di Polda Kalbar. Pihak Lion Air menyatakan akan mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan group handling yang menaungi tiga pelaku tersebut.
Polda Kalbar akan meminta keterangan Kasubdit III Direktorat Narkoba Polda Kalbar, AKBP Idha Endi Prasetyono terkait perhiasan istrinya senilai Rp 500 juta yang hilang di bagasi.
Tiga porter di Bandara Internasional Supadio, Pontianak, Kalbar ditetapkan sebagai tersangka pencurian perhiasan senilai Rp 500 juta. Perhiasan dicuri dari bagasi istri Kasubdit III Direktorat Narkoba Polda Kalbar.
Bandara Halim Perdanakusuma sudah 'berdandan' untuk bisa dihinggapi maskapai komersil. Inilah 9 maskapai yang akan melayani penerbangan para traveler dari Bandara Halim.
Sebagai upaya memenuhi kebutuhan pelanggan, Alfamart kini melengkapi tokonya dengan layanan pembayaran payment point. Pelanggan setia Alfamart dapat melakukan transaksi pembayaran tagihan listrik PLN,
Maulite tertinggal pesawat Lion Air. Adapun Maulite menilai pihak Lion Air lah yang membatalkan penerbangan secara sepihak. Mengapa Maulite menggugat Lion Air hingga Rp 2,5 miliar?
Maulite Sitompul, penumpang Lion Air rute Denpasar-Lombok tertinggal penerbangan. Atas hal itu, Maulite memilih menggugat Lion Air Rp 2,5 miliar karena merasa dirugikan.