Kantor kepresidenan Rusia mengatakan pihaknya melihat "sinyal positif" dari sikap Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Donald Trump, terhadap Ukraina.
Rusia dilaporkan memasok rudal pertahanan udara dan memberikan pasokan minyak serta bantuan ekonomi kepada Korut, sebagai imbalan atas pengiriman pasukan.
Presiden Korsel Yoon Suk Yeol mengumumkan darurat militer kemudian ditolak Majelis Nasional Korsel. Sejumlah negara menaruh perhatian serius situasi di Korsel.
Nama Rosan Roeslani tak asing sejak ia menjabat Ketum Kadin 2015-2021. Ia juga sempat menjadi Dubes AS, lanjut Wamen BUMN, dan kini menjabat Menteri Investasi.
Presiden Rusia Vladimir Putin menekankan negaranya berhak menyerang negara-negara yang senjatanya digunakan oleh Ukraina untuk menyerang wilayah Rusia.
Dalam unggahan media sosial, presiden AS mengatakan ia dan PM Narendra Modi mencapai kesepakatan yang akan mengurangi tarif timbal balik AS atas impor India.