Senyampang bulan Ramadhan, inilah saat yang tepat untuk menjajal Eat & Eat yang baru di Gandaria City yang juga baru. Ada 24 kedai yang menampilkan makanan dan minuman halal yang bisa dijadikan tempat berbuka puasa.
Mampir di warung ini seolah ketemu semua jajanan enak khas Solo. Nasi liwet, tengkleng, kupat tahu, garang asem, gudeg ceker sampai cabuk rambak. Karena itu tak ada yang bisa menolak saat sebungkus garang asam ayam mengepul hangat dan semangkuk soto mnebarkan aroma gurih ayam. Wah, benar-benar komplet buat menumpas kangen!
Rumah makan yang satu ini memang hanya menyajikan makanan vegetarian. Tempatnya kecil, minimalis, menyenangkan dengan harga terjangkau. Menu vegetarian apa saja yang bisa dicicipi di sini?
Demam piala dunia dari tahun ke tahun tidak pernah redup. Nonton bareng pun jadi salah satu agenda wajib, termasuk di hotel yang satu ini. Acara nonton pun bakal makin asyik ditemani penganan kecil yang mewakili beberapa negara peserta piala dunia.
Ingin sedikit santai saat makan siang ini? Ayam berbalut bumbu kecap yang pedas-pedas manis ini bisa jadi lauk yang dahsyat. Disuap dengan nasi hangat, sambal terasi plus lalapan. Hm…dijamin bikin keringat berlelehan! Segar!
Lama sebelum ada kreativitas yang memunculkan sop buntut goreng maupun rawon goreng, di Desa Sunggingan, Kudus, sejak tahun 1960-an sudah muncul "fenomena kuliner" yang populer disebut sebagai "Opor Sunggingan".
Di Indonesia, khususnya Jawa, nama garang asem ternyata dipakai untuk berbagai jenis makanan. Setidaknya, ada lima jenis masakan Nusantara yang menyebut diri sebagai garang asem, sekalipun penampilannya sangat berbeda. Penamaan atau nomenklatur yang "kacau" ini merupakan isyarat agar kita segera melakukan standarisasi kuliner Nusantara.
Menu makan siang kali ini terbilang sehat. Beragam sayur-sayuran rebus diaduk bersama dengan kelapa parut yang sudah berbumbu. Rasanya krenyes..krenyes segar dengan rasa pedas gurih dari bumbu kelapa nya. Disantap bersama nasi putih dan empal goreng? Coba saja!
Melengkapi kegiatan kibar budaya yang diselenggarakan di 5 kota di Jawa, Semen Gresik menyelenggarakan kibar budaya dengan tema Cinte Betawi. Kegiatan ini juga akan memecahkan rekor MURI.