"Mantan Wakapolri Komjen (Purn) Syafruddin dihubungi oleh Marzuki Alie dan Darmizal. Diminta jadi waketum PD versi KLB abal-abal. Dia menolak," kata Syahrial.
"Sebelumnya kita sudah berdiskusi bahkan berdebat. Namun pada akhirnya bapak saya, Bambang Susilo menyebarang ke kubu sebelah," ujar anak Bambang Susilo.
Direktur Eksekutif Nagara Institute Akbar Faizal mengaku terkejut dengan adanya KLB PD. Namun ia menduga ada konflik internal partai sebelum AHY jadi ketum.
PD menepis anggapan AD/ART-nya tidak demokratis karena fungsi majelis tinggi terlalu tinggi. PD menilai fungsi majelis tinggi untuk jaga independensi partai.
DPC Partai Demokrat Surabaya menggelar doa bersama. Doa bersama dilakukan untuk meneguhkan hati serta memberikan dukungan ke Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Laporan dugaan pencemaran nama baik Moeldoko dari kubu KLB terhadap Andi Mallarangeng belum diterima. Moeldoko diharuskan hadir langsung ke kantor polisi.