PLN menyepakati komitmen pembelian tenaga listrik dari pembangkit energi baru dan terbarukan dengan beberapa IPP. Kapasitas yang disepakati adalah 622 MW.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai kebutuhan pembangkit listrik 35.000 megawatt (mw) sudah sangat mendesak. Alasannya, ia selalu dikeluhkan warga dan kepala daerah tentang krisis listrik saat 'blusukan' ke daerah.
Jokowi meminta Rizal sebagai menteri kordinator untuk mencari solusi terbaik agar proyek pembangkit listrik tersebut bisa dibangun dan bisa beroperasi sesuai target.