detikNews
Gerakan Dekrit Rakyat Indonesia: Lembaga Quick Count Harus Buka Data
Sejumlah lembaga quick count diragukan akurasi hasilnya. Anggota Gerakan Dekrit Rakyat, Romo Benny Susetyo, berpendapat lembaga penyelenggara quick count harus bersedia untuk membuka data yang diperoleh.
Jumat, 11 Jul 2014 21:30 WIB







































