AS menambah hadiah uang untuk penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, yang menghadapi dakwaan perdagangan narkoba menjadi US$ 50 juta (Rp 815 miliar).
Dokter asal China, Yunhai Li, ditangkap di AS karena diduga menyelundupkan riset kanker. Ia menghadapi tuduhan pencurian rahasia dagang dan perusakan catatan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mewanti-wanti Bank BUMN yang mendapatkan kucuran dana total Rp 200 triliun, tidak menggunakannya untuk membeli dolar AS.