detikInet
Israel Coba Bersihkan Nama Via YouTube
Setelah kecaman datang bertubi-tubi dari warga dunia lantaran insiden serangan pada kapal kemanusiaan Mavi Marmara, Israel coba membersihkan namanya melalui YouTube dan Twitter. Mereka coba melakukan propaganda.
Rabu, 02 Jun 2010 11:14 WIB







































