Sejumlah hitung cepat (quick count) menunjukkan bahwa Partai Gerindra mencapai angka 11% dalam Pileg 2014. Meski belum mencapai target yaitu di atas 20%, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto tetap yakin tak ada yang menghalangi niatnya untuk jadi capres.
Ketum Partai Golkar Aburizal Bakrie alias Ical mengaku, perolehan hasil suara partainya tidak sesuai harapan. Berdasarkan hasil exit poll dan quick count dari berbagai lembaga survey, posisi Golkar berada di kisaran 14-15 %.
Hasil penghitungan cepat di berbagai survei masih terus berlangsung. Sementara, PDIP belum menembus angka 20 persen. Meski begitu, Ketua Bapilu PDIP, Puan Maharani, masih punya optimisme tinggi.
Di berbagai quick count, PDIP yang mengusung Jokowi sebagai capres, perolehan suaranya masih belum tembus 20%. Padahal mereka butuh minimal 25% suara nasional untuk mengusung PDIP. Dengan fakta ini, apa reaksi PDIP?
Ketum Partai Golkar Aburizal Bakrie memantau penghitungan cepat hasil Pileg 2014 di DPP Golkar bersama beberapa petinggi partai. 4 layar besar pun dipajang.
Politikus PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari tidak mempersoalkan hasil exit poll CSIS-Cyrus yang mencatat perolehan suara partainya tak menembus 20 persen. Eva menyebut hasil exit poll tidak seakurat quick count.
Cyrus Network bekerjasama dengan Centre for Strategic and International Studies (CSIS) melakukan exit poll Pemilu 2014. Berdasarkan hasil akhir exit poll, Cyrus menyimpulkan PDIP sulit menembus target meraih 30% suara.
Manuver Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Akbar Tandjung yang menyinggung soal revisi pencapresan Aburizal Bakrie (Ical) pasca pileg membuat internal DPP Golkar gerah. Akbar diminta tidak terlalu banyak bicara ke 'luar'.