Seluruh fraksi dan kelompok DPD telah menyampaikan usulan paket calon pimpinan MPR. Sidang paripurna MPR pun memasuki tahap pemilihan paket calon pimpinan melalui voting. Sebelum tahapan itu dilakukan, pimpinan MPR mengingatkan anggota dilarang membawa alat komunikasi saat ke bilik suara.
Anggota MPR dari Fraksi Demokrat Benny K Harman melakukan interupsi. Pelaksanaan voting pimpinan MPR pun tertunda. Benny meminta agar sebelum dilakukan voting digelar pidato visi misi dari calon ketua MPR.
Fraksi-fraksi anggota Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Koalisi Merah Putih KMP) membacakan paket mereka masing-masing di pemilihan paripurna MPR. Dua paket ini akan diadu melalui mekanisme voting.
Ada dua paket yang diajukan sebagai calon pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat. Mekanisme pemilihan pun ditetapkan melalui pemungutan suara alias voting.
Kelompok DPD RI menyampaikan pandangannya terhadap pemilihan pimpinan MPR. DPD akhirnya tak mengajukan paket, namun menyarankan para senator memilih paket yang mengusung Oesman Sapta sebagai calon ketua MPR.
Ada yang berbeda dari Partai NasDem saat menyampaikan paket pimpinan MPR. Bachtiar Aly selaku perwakilan fraksi Partai Hanura sempat meminta para calon yang diusung untuk berdiri.
PAN menyampaikan pandangan umum mengenai paket pimpinan kursi MPR. Paket yang disampikan sejalan dengan fraksi lainnya yang tergabung dalam koalisi merah putih (KMP).