Puluhan sopir bus di Terminal Purabaya Bungurasih melakukan tes urine sebelum melakukan perjalanan. Tes urin itu bertujuan untuk mengetahui positif atau tidaknya sopir mengkonsumsi alkohol.
Terminal Tambak Oso Wilangon (TOW) mengerahkan 400 unit bus untuk melayani penumpang selama arus mudik lebaran. Jumlah itu terdiri dari 100 bus AKAP dan 300 bus AKDP.
Even lebaran jangan hanya dipandang sebagai pemborosan. Banyak efek sangat mungkin memberikan dampak perekonomian di daerah tujuan. Momen lebaran harus bisa dimanfaatkan untuk menggali, mengenalkan, atau menggelar potensi perekonomian daerah.
Arus mudik mulai terasa di Terminal Purabaya. Jumlah penumpang mengalami peningkatan sebanyak 2 ribu Orang dengan kenaikan sebesar 20 persen dibandingkan hari biasa.
Memasuki H-7 Lebaran, belum terjadi penumpukan penumpang di terminal Kalideres, Jakarta Barat dan Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Jumlah penumpang mencapai ribuan orang.
Antisipasi lonjakan penumpang saat mudik lebaran tahun ini, Terminal Purabaya Bungurasih menyiapkan 1.200 armada bus angkutan resmi lebaran. Selain itu 400 bus cadangan sudah disiapkan.
Pengelola Terminal Cicaheum tak ikut campur dalam pengambilan sopir tembak oleh perusahaan otobus saat mudik nanti. Namun, pihak terminal akan mengawasi secara ketat SIM sopir.
Pemprov DKI Jakarta mengucurkan dana Rp 1 miliar untuk pemudik yang menjadi korban tindak kejahatan. Dengan bantuan dana itu, pemudik dapat meneruskan perjalanan.