Imbas amukan Corona, kematian pasien COVID-19 China diprediksi tembus 1 juta kasus di 2023. Sepertiga populasi disebut bakal terinfeksi Corona April mendatang.
Selepas aturan ketat 'Zero-COVID', China diterpa lonjakan kasus COVID-19. Diprediksi bakal tembus 1 juta kasus kematian akibat COVID, begini situasi di China.
Pencabutan pembatasan COVID-19 di China memicu terjadinya ledakan kasus. Sebuah pemodelan memprediksi kondisi ini bisa menyebabkan 1 juta kasus kematian.
COVID-19 melonjak, China buru-buru memvaksinasi kelompok rentan lansia. Diperkirakan, akan ada lebih dari 1 juta pasien meninggal dalam beberapa bulan ke depan.
China kembali diamuk COVID-19. Namun bukan hanya produk obat yang diborong warga karena panik, melainkan juga buah persik dalam kemasan kalengan. Kenapa begitu?
Lonjakan COVID-19 di China kali ini disebut-sebut imbas subvarian Omicron BF.7. Diyakini jadi varian Corona paling cepat menular, bisa separah apa gejalanya?
Seiring lonjakan COVID-19, warga China marak 'panic buying'. Namun bukan hanya obat-obatan, buah kalengan ikut diborong gegara diyakini bisa jadi pereda gejala.
Kebijakan 'Zero-COVID' menjadi sorotan di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Hal ini China mengalami situasi yang sulit hingga membuat kapasitas RS membludak.