Perubahan dunia yang sangat cepat tanpa kompromi melibas siapa saja yang tidak mampu mengikuti kecepatan perubahan tersebut. Jangankan sektor konvensional seperti transportasi yang mengalami efisiensi dengan hadirnya Uber dan Go-Jek yang mengubah peta layanan transportasi.
Semakin tingginya jumlah pengguna PC dan perangkat mobile seiring dengan ancaman yang menghantui. Keamanan privasi lagi-lagi jadi isu utama, Kaspersky pun mencoba menjawab permasalahan ini lewat solusi terbaru besutannya.
Libur Lebaran dimanfaatkan pembuat malware khususnya yang mengeksploitasi pengguna Facebook. Teknik yang digunakan mengumbar gambar vulgar dan akan sangat mengganggu jika dilihat oleh anak-anak di bawah umur yang banyak menggunakan Facebook.
Untuk melindungi sang klien, bodyguard kerap menghebohkan publik karena tak jarang berlaku kasar kepada fans. Namun berbeda dengan bodyguard Jennifer Lawrence, yang kini tengah menghebohkan dunia maya karena ketampanannya.
Wakil Indonesia untuk Asean Ahmad Taufan Damanik sempat dinyatakan tak bisa dihubungi pasca gempa melanda Nepal. Saat ini Taufan sudah berada di Kathmandu bersama istrinya Sri Eni Purnamawati.
Berbeda dengan iklan tradisional, iklan online bisa disesuaikan dengan sasaran iklannya sehingga lebih efektif. Hal ini menarik minat pembuat malware. Kabar buruknya, yang diserang adalah fasilitas iklan internet Google, Adsense.
Masih ingat dengan skandal Sony BMG Rootkit di tahun 2005? Dimana 22 juta CD yang dijual oleh Sony Music mengandung DRM Digital Right Management guna mencegah pembajakan lagu malah jadi bumerang.
Indonesia sudah memiliki Undang-Undang No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) sebagai payung hukum dalam beraktivitas di internet. Dibandingkan negara lain, aturan cyber Indonesia nyatanya masih tertinggal.
Tahun 2015 sudah di depan mata. Teknologi baru di era Internet of Things akan segera bermunculan. Namun kita harus terus waspada, karena akan selalu ada ancaman dari dunia maya yang menyertainya.