Pada tahun 1970-an, masih ingat betapa sulitnya mencari sajian halal di Bali. Namun sekarang hampir semua gagrak kuliner Nusantara terwakili di Bali. Ini dia beberapa resto yang bisa Anda kunjungi.
Sudah agak lama saya tidak melintas di Jl. Cipete Raya. Lho, kok mendadak ada sebuah rumah joglo Jawa di situ? Ternyata, rumah kuno itu baru saja "dirakit" di tempat itu, dan difungsikan sebagai restoran dengan nama Epilogue. Maka, masuklah saya ke tempat itu.
Berlibur ke Bali tak lengkap rasanya jika hanya menikmati eksotiknya Pulau Dewata. Kuliner Bali yang lezat dan khas pun sayang untuk dilewatkan begitu saja termasuk si sate lilit. Apalagi yang satu ini rasanya wuih... memang istimewa!
"Ciri orang Indonesia itu salah satunya, merasa kurang lengkap kalau makan tanpa sambal. Di sini tamu bisa memilih mau sambal yang mana sesuai selera," tutur Chef Oka.
Ayam betutu asli Gilimanuk ini memakai ayam kampung asli. Dagingnya empuk meski si ayam berukuran kecil, berlumur bumbu khas Bali kekuningan yang nonjok puedasnya. Kacang goreng krenyes, sambal matah, dan sayur gondo menjadi pelengkap pas hidangan nan lezat ini.
Sepertinya masakan NTB yang paling terkenal adalah ayam taliwang dan plecing kangkung. Tetapi tahukah anda bahwa masih banyak kuliner lainnya yang berasal dari NTB? Kuliner eksotis dengan dominasi rasa pedas memanjakan lidah selama perjalanan kami.
Sepertinya masakan NTB yang paling terkenal adalah ayam taliwang dan plecing kangkung. Tetapi tahukah anda bahwa masih banyak kuliner lainnya yang berasal dari NTB? Kuliner eksotis dengan dominasi rasa pedas memanjakan lidah selama perjalanan kami.
Pada tahun 1970-an, saya masih ingat betapa sulitnya mencari sajian halal di Bali. Sekarang peta kuliner Bali pun berubah hampir total. Hampir semua gagrak kuliner Nusantara terwakili di Bali. Apa saja?
Menikmati aneka sambal dengan suguhan makanan tradisional di tengah suasana alam yang tradisional dipadu gemericik air Sungai Bango, memberikan sensasi tersendiri bagi yang penikmat kuliner. Layak dicoba!