Puluhan mahasiswa menggelar aksi peringatan tragedi Trisakti 12 Mei 1998 dan juga hari Pendidikan Nasional saat Car Free Day di HI. Para mahasiswa ini membantah mereka sempat ditegur polisi terkait aksinya ini.
Meski merupakan area hari bebas kendaraan bermotor (Car Free Day/CFD), kawasan Bundaran HI tetap dilintasi oleh TransJakarta. Oleh karena itu polisi tetap menertibkan masyarakat yang berkativitas di jalur khusus bus (busway).
Arena Car Free Day (CFD) kerap digunakan sebagai ruang publik untuk beragam kegiatan. Puluhan mahasiswa Universitas Trisakti memanfaatkan suasana CFD untuk menggelar aksi orasi dan teatrikal.
Aksi menanggapi konflik KPK dan Polri juga digelar di car free day (CFD) Kota Semarang, Jalan Pahlawan Semarang. Ratusan warga ikut meramaikan aksi yang digelar aktivis, mahasiswa, dan tokoh itu.
Kertas putih sepanjang 500 meter dengan lebar 50 cm terbentang di Jalan Pahlawan, depan gedung DPRD Jawa Tengah. Puluhan seniman kemudian jongkok dan menggoreskan kuasnya membentuk wajah Munir Said Thalib, aktivis yang tewas di dalam pesawat tepat 10 tahun lalu.
Seorang warga kebangsaan Jerman, Marlena (23) bersama belasan orang lainnya menari berpasangan dengan iringan lagu dari Lenka berjudul 'Everything At Once' di arena CFD Jl Pahlawan Semarang. Mereka mengampanyekan anti kekerasan terhadap perempuan.