Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan menjadi 5% dalam RDG Agustus 2025. Langkah ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas.
Bank Indonesia mempertahankan BI Rate di 4,75% untuk stabilitas rupiah dan inflasi 2026-2027, di tengah ketidakpastian global akibat perang di Timur Tengah.
Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan fokus menahan suku bunga acuan untuk stabilitas rupiah akibat dampak perang di Timur Tengah yang memengaruhi ekonomi dunia.