Gunung Ciremai memiliki 97 mata air dengan debit 9.057,61 liter/detik. TNGC mengatur pemanfaatan air untuk non komersial dan komersial, dorong perizinan.
PDAM Tirta Kemuning Kuningan mengelola 12 mata air untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Laba dan kontribusi PAD terus meningkat, meski distribusi terkendala.
Desa Sukamukti di lereng Gunung Ciremai memiliki sistem pengelolaan air PAMSIMAS yang efisien, memastikan pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari dan pertanian.
Desa Cisantana, Kuningan, pernah mengalami krisis air parah antara 2020-2022, mempengaruhi hasil panen petani. Upaya penataan penggunaan air sedang dilakukan.
BMKG memperkirakan hujan sedang hingga lebat di sebagian Kalimantan sepanjang Februari. Masyarakat diimbau waspada terhadap cuaca ekstrem yang mungkin terjadi.
Bank Mandiri meluncurkan program Mandiri Sahabat Desa untuk mendukung penurunan stunting melalui intervensi gizi, akses air bersih, dan edukasi keluarga.